Zonamerah|MAROS, SAWARU — Di tengah kondisi cuaca kering yang dipengaruhi fenomena El Nino, warga Desa Sawaru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berhasil melaksanakan panen raya padi varietas IP 200.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti upaya masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah keterbatasan ketersediaan air. Untuk mengatasi kebutuhan pengairan selama musim tanam, petani menerapkan sistem pompanisasi dengan memanfaatkan anggaran Dana Desa.
Sistem pompanisasi dilakukan sebagai langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan persawahan, terutama ketika curah hujan rendah dan sumber air alami tidak mencukupi.
Dengan dukungan pengairan melalui pompa, tanaman padi IP 200 dapat tetap tumbuh hingga memasuki masa panen. Warga pun akhirnya dapat melaksanakan panen raya meskipun berada dalam kondisi cuaca yang relatif kering.
Panen raya tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya air dan dukungan pemerintah desa dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung pompanisasi diharapkan dapat membantu petani mempertahankan produksi pertanian serta mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.
Keberhasilan panen padi IP 200 di Desa Sawaru menjadi gambaran bahwa melalui kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat, produktivitas pertanian tetap dapat dipertahankan meski menghadapi tantangan perubahan kondisi iklim.(Ak Culli)

















